Menurut psikologi, orang yang tidak menelepon orang tua mereka setelah meninggalkan rumah belum tentu berhati dingin. Mereka seringkali memiliki apa yang disebut gaya keterikatan menghindar (avoidant attachment style), sebuah mekanisme pertahanan yang lahir dari kekecewaan di masa lalu. Di permukaan, mereka tampak mandiri, selalu menangani hidup sendirian, dan tidak pernah meminta bantuan. Namun, jauh di lubuk hati, mereka sangat sensitif. Bahkan dengan banyak teman, mereka jarang tetap berhubungan setelah sebuah ikatan memudar. Dan ketika konflik muncul, insting mereka bukanlah untuk menyelesaikannya, tetapi untuk menarik diri. Hal ini terjadi karena di masa kanak-kanak mereka menghadapi pengabaian, kritik terus-menerus, atau bahkan pelecehan emosional. Mereka belajar sejak dini bahwa bergantung pada orang lain itu tidak aman, jadi mereka hanya mengandalkan diri mereka sendiri.
