Kalo saudara ada di atas gunung lagi seneng-seneng, Tuhan ada disitu. Saudara lagi lewatin lembah, Tuhan ada disitu. Dia adalah Tuhan yang ada di atas gunung ketika saudara lagi seneng-seneng. Dan dia juga Tuhan yang memimpin saudara ketika menghadapi kesengsaraan hidup. Ulangan 11 ayatnya ke 11 mengatakan begini, dalam setiap perjalanan hidup manusia menuju tanah perjanjian, menuju apa yang Tuhan janjikan dalam hidup saudara, pasti, pasti saudara akan lewatin gunung dan lembah. Untuk apa? Menata karakter saudara. Jadi akan banyak pintu-pintu yang ditutup daripada yang dibuka. Karena itu sekolah kehidupan. Jadi tenang aja. Nanti pintu ketutup, gak apa-apa, kecewa. Pintu ketutup lagi, kecewa. Pintu ketutup lagi, ditipu sama orang kita percaya, gak apa-apa, ngucap syukur aja. Kita disitu diminta sama Tuhan menangani kekecewaan.
