Di Hari Itu Di hari itu, dunia terasa berbeda, seolah waktu sengaja melambatkan langkahnya. Matahari bersinar lebih hangat dari biasa, dan senyummu—ya, senyummu—jadi cahaya segalanya. Di hari itu, aku tak hanya menatapmu, aku mengenal arti rindu sebelum berpisah waktu. Khayla, namamu tiba-tiba jadi lagu, yang berputar pelan di setiap detak jantungku. Kita tak bicara banyak, tapi hatiku sudah tahu arah. Kau hadir bukan sekadar indah, kau hadir untuk lengkapi celah. Di hari itu, aku jatuh cinta, bukan pada siapa dirimu semata, tapi pada caramu melihat dunia, dan cara hatimu menyentuh jiwa. Kini setiap hari, aku mengingatnya, hari di mana aku menemukan Khayla. Dan sejak itu, aku tahu— cinta sejati memang nyata, saat bersamamu.
