Ketika berbicara tentang Bali, banyak yang langsung terbayang hiruk-pikuk wisata Selatan. Namun jauh di utara pulau Dewata, terdapat sebuah permata tersembunyi… Buleleng. Sebuah wilayah yang masih mempertahankan keasriannya, penuh kehangatan budaya, dan menyimpan keindahan alam yang belum banyak tersentuh. Buleleng adalah pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin merasakan Bali yang sebenarnya—tenang, natural, dan sarat pesona lokal. Buleleng menawarkan keunikan yang tidak dimiliki daerah lain di Bali. Air terjun megah seperti Gitgit, Sekumpul, dan Aling-Aling yang tersembunyi di balik rimbunnya hutan tropis. Pantai tenang berpasir hitam, tempat terbaik menikmati sunrise dan sunset tanpa keramaian. Kearifan lokal yang masih kental, mulai dari seni, tradisi, hingga aktivitas masyarakat pedesaan. Serta hamparan perkebunan dan persawahan yang menciptakan suasana nyaman, sejuk, dan damai. Di Buleleng, setiap sudut adalah cerita. Setiap perjalanan adalah pengalaman. Dan dari seluruh pesona Buleleng, ada sebuah kecamatan yang memiliki daya tarik khusus… Gerokgak. Wilayah ini terkenal dengan lanskap alamnya yang eksotis, budaya yang kuat, serta kehidupan masyarakat yang dekat dengan pertanian. Di Gerokgak, berdirilah sebuah bendungan yang menjadi nadi kehidupan para petani: Bendungan Gerokgak. Wisatawan yang ingin berkunjung ke Bendungan Gerokgak, bisa berkendara menggunakan mobil atau sepeda motor. Dari Kota Denpasar, kamu harus menempuh jarak sekitar 110 km untuk bisa sampai di bendungan ini. Bendungan ini dibangun sebagai solusi atas kebutuhan air untuk pertanian, terutama di wilayah utara yang cenderung kering. Sejak diresmikan, bendungan ini menjadi sumber irigasi yang penting dan merubah wajah pertanian di Gerokgak. Tidak hanya menjadi infrastruktur vital, Bendungan Gerokgak juga menawarkan pemandangan luar biasa. Air yang tenang memantulkan langit biru, dikelilingi perbukitan hijau yang justru menciptakan kontras eksotis. Suasana damainya membuat siapa pun betah berlama-lama. Tempat ini seperti lukisan alam yang jarang ditemui di daerah lain. Bendungan Gerokgak membawa dampak besar bagi para petani, terutama petani anggur. Dengan irigasi yang stabil, tanaman anggur dapat tumbuh lebih baik, produksi meningkat, dan kualitas buah menjadi lebih unggul. Ketersediaan air dari bendungan ini memastikan para petani dapat melakukan perawatan kebun secara teratur, mulai dari penyiraman hingga pengelolaan lahan. Tidak heran, Gerokgak kini dikenal sebagai sentra anggur unggulan di Buleleng. *Dan yang paling menarik… di sini, siapa pun dapat merasakan pengalaman istimewa: memetik anggur langsung di kebun. Bayangkan berjalan di antara deretan pohon anggur yang rimbun, memilih buah yang matang, lalu memetiknya dengan tangan sendiri. Rasanya manis, segar, dan tentu saja… memberikan sensasi berbeda dari membeli anggur di pasar. Pengalaman petik anggur di Gerokgak bukan hanya wisata, tetapi juga cara untuk memahami lebih dekat kehidupan para petani dan proses panjang di balik buah yang kita nikmati.* Buleleng adalah cerita tentang alam, budaya, dan kehidupan. Gerokgak adalah salah satu bab terbaiknya. Dari bendungan yang menyejahterakan, hingga kebun anggur yang memanjakan mata dan lidah, semua hadir dalam harmoni yang indah. Jadi… jika Anda mencari destinasi yang berbeda, tenang, alami, dan penuh pengalaman baru, Buleleng—terutama Gerokgak—adalah jawabannya.
