Namanya Arya. Usianya baru 19 tahun. Lulusan sekolah kejuruan di sebuah desa kecil, jauh dari hingar bingar kota. Sejak kecil, hidupnya tak pernah mudah. Tapi justru dari situ ia belajar… bahwa hidup bukan tentang menunggu kesempatan, tapi menciptakannya." "Di desa, ia terbiasa membantu orang tua bekerja—mengangkut kayu, mencangkul ladang, dan sesekali menjaga warung kecil milik ibunya. Tapi dalam diamnya, ia menyimpan mimpi… mimpi untuk keluar dari batas-batas yang selama ini mengurungnya." "Bukan karena ia malu jadi anak desa. Tapi karena ia tahu, keluarganya pantas mendapat kehidupan yang lebih baik. Dan mungkin… ia adalah harapan itu."
id
Public
il y a 9 mois
Échantillons
Il n'y a pas encore d'échantillons audio