1. Perubahan Arah Angin
Arah angin mulai berubah dari biasanya. Pada saat musim hujan, angin bertiup dari arah barat. Kini, Angin mulai bertiup dari arah timuran yang menandakan adanya transisi musim hujan ke musim kemarau!
2. Panas yang terasa lebih menyengat
Meski suhu udara masih dalam kisaran normal, tubuh kita yang sebelumnya terbiasa dengan pola hujan dingin kini lebih sensitif terhadap panas, sehingga terasa jauh lebih menyengat.
3. Hujan lokal durasi singkat
Muncul hujan-hujan lokal yang hanya berlangsung singkat. Hujan ini turun tiba-tiba dan tidak merata, hanya membasahi sebagian kecil wilayah.
4. Hujan bersifat sporadis dan ekstrem
Waspadai sifat hujan yang kini semakin sporadis! Dalam sekejap, hujan bisa disertai angin kencang atau bahkan hujan lebat dalam waktu singkat.
5. Penurunan suhu permukaan laut
Suhu permukaan laut tercatat lebih dingin dari biasanya, yang bisa memengaruhi pola cuaca dan aktivitas atmosfer di wilayah kita.
Halo sobat maritim! Hari ini kita bahas tentang fenomena angin laut ya. Ada 3 hal penting nih: pertama, angin laut terjadi siang hari, kedua, membawa udara sejuk, dan ketiga, mempengaruhi aktivitas nelayan. Penting banget buat dipahami ya! Terima kasih.