SVO
ARJUN AGAIN에 의해“Saya bukan berasal dari keluarga kaya.
Dari tahun 2013 sampai 2018, saya kuliah di Teknik Informatika. Setelah lulus, saya sempat kerja sebagai programmer, pindah-pindah tempat… tapi saya merasa itu bukan jalan saya.
Sejak kuliah, saya sudah jualan pomade, skincare, buka toko kecil untuk menghidupi keluarga. Hingga akhirnya datang COVID-19. Toko sepi, pelanggan hilang, hidup benar-benar berubah.
Saat banyak orang menyerah, saya memilih mendalami digital marketing. Awalnya ditentang, bahkan diremehkan… karena tahun 2020, profesi digital marketer belum dianggap penting. Tapi saya tetap berjuang, belajar dari nol.
Sampai akhirnya, saya bertemu dengan SVO. Mulai sebagai advertiser, belajar konten, script, ads, sampai dunia sales.
Dan siapa sangka… dari bukan siapa-siapa, hari ini saya berdiri sebagai Elite Coach Black pertama di Indonesia dengan tim terbesar di SVO.
Ini bukan hanya tentang saya, tapi tentang sebuah perjalanan… bahwa siapapun bisa sukses kalau berani bertahan dan percaya pada proses.”